Bukit batu kapur putih

copyright artiku.net

Hai para bloggers, masih sehatkah kalian? sudah beraktifitaskah kalian pagi ini? semoga kalian di berikan kesehatan untuk menjalani aktifitas sehari-hari di tengah pandemi ini.

Aktifitas hari ini kita pergi jalan-jalan menikmati ke indahan alam hingga sampailah ke sebuah bukit indah, bukit itu bukit kapur putih.

Bukit kapur putih yang menghasilkan batu kapur biasanya dipakai untuk membangun rumah, tiap hari para penambang menghabiskan waktunya untuk memotong batu berbentuk balok, persegi panjang dan kotak untuk dijual, awal mula bukit ini berbentuk bukit seperti bukit biasanya, seiring berjalanya waktu bukitpun terkikis karena tiap hari para penambang memotong batu tersebut, efek positifnya bukit ini menjadi terbentuk sangat indah seperti mahakarya ukiran manusia, efek negatifnya bukitpun keropos dan tak jarang bukitpun runtuh karena banyaknya lubang membentuk goa hingga bisa menelan korban karena tertimbun batu-batu kapur tersebut.

Bertahun tahun para penambang memotong batu kapur hingga beribu-ribu potongan, beratus-ratus muatan Truk untuk dijual karena harganya yang lumayan menguntungkan dan permintaan batu tiap hari semakin tinggi, masyarakat sekitar maupun luar daerah banyak yang bergantung dibukit itu untuk menafkahi keluarganya, batu kapur putih ini merupakan kebutuhan dalam pembangunan rumah, seperti dinding, pagar, pondasi dan lain sebagainya, di daerah saya dan sekitar banyak yang menggunakan batu kapur ini karena terkenal kokoh bisa bertahan bertahun-tahun untuk di jadikan dinding rumah, selain itu batu kapur putihpun bisa di olah menjadi semn putih yang dipakai untuk campuran semn hitam dan pasir supaya semakin rekat dalam pemakainya.

Bukit batu kapur putih banyak dijumpai di daerah pantai utara dan selatan, kebetulan rumah saya dekat dengan pantai utara, terkadang kita pagi atau sore bersama kerabat dan teman pergi kesana, sekedar melihat pemandangan bukit kapur yang elok dan pantai yang indah, hawa udara yang segar, angin sepoi, pepohonan dan rumput hijau turut menghiasi saat berada di bukit kapur tersebut, tak lupa kita memotret, selfi di area tersebut,kita juga mampir di warung-warung kecil yang menyediakan jajanan dan minuman ringan di pinggir-pinggir jalan daerah itu, tiap hari banyak sekali pengunjung yang sekedar menikmati pemandangan di bukit itu karena bukit ini tidak jauh dari pemukiman penduduk dan berkunjung ke bukit itu pun gratis tanpa biaya.

Sebuah mahakarya yang megah telah tercipta oleh tangan-tangan manusia, indahnya tak ternilai, perhiasan alam yang begitu mempesona membuat hati dan diri merasa bangga akan kemegahanya, menikmati pemandangan alam nan sungguh indah yang telah Tuhan dan manusia ciptakan, beribu ucap syukur karena kita masih diberikan kesehatan untuk menikmati alam yang begitu mempesona. kita juga mampir di warung-warung kecil yang menyediakan jajanan dan minuman ringan di pinggir-pinggir jalan daerah itu, tiap hari banyak sekali pengunjung yang sekedar menikmati pemandangan di bukit itu karena bukit ini tidak jauh dari pemukiman penduduk dan berkunjung ke bukit itu pun gratis tanpa biaya.

Sebuah mahakarya yang megah telah tercipta oleh tangan-tangan manusia, indahnya pun tak ternilai, sungguh perhiasan alam yang begitu mempesona membuat hati dan diri merasa bangga akan kemegahanya, kita bisa menikmati pemandangan alam nan sungguh indah yang telah Tuhan dan manusia ciptakan, beribu ucap syukur karena kita masih diberikan kesehatan untuk menikmati alam yang begitu mempesona.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Bukit batu kapur putih"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel