loading...

Puisi Izinkan Aku Sejenak Terlelap

Di tepian malam Saat mataku tak bisa terpejam Detik demi detik kurasakan begitu membosankan Izinkan sejenak ku terlelap walau hanya sekejap

Puisi Izinkan sejenak ku terlelap

Izinkan Aku Sejenak Terlelap

Saat waktu terus melangkahkan kaki
Roda-rodanya selalu mendorong hari demi hari
Tak terasa lebih dua belas purnama terlewati
Kita tak saling memandangi

Kasih, maukah kau terus tersenyum untukku?
Biar bunga dalam hatiku tak kunjung layu
Tersimpan selalu dengan rasa rindu
Harum mewangi mekar beraroma syahdu
Kasih, biarkan aku duduk disini
Memandang potretmu tak kunjung henti
Mendengar suara hatimu yang bernyanyi
Melepas hilang jiwaku yang sunyi,
Masih ingat rasanya aku
Saat pertama memegang tanganmu
Hangatnya merasuk ke seluruh tubuhku
Tak kuasa ku menahan diri waktu itu
Sayang, jangan biarkan semua ini hilang
Semoga cinta tak akan pernah lekang
Biarkan ia terus berjalan melenggang
Lepaskan ingatan jangan ia terkekang

Di tepian malam
Saat mataku tak bisa terpejam
Detik demi detik kurasakan begitu membosankan
Entah, padahal sudah larut malam
Aku tetap saja tak bisa diam
Wajahmu mengelilingi anganku
Begitu polos senyum yang keluar dari bibirmu
Suaramu manja terus terngiang di telingaku
Rinduku yang terberai kini menjadi satu
Kucoba menutup kedua mataku
Lagi-lagi kau yang muncul dari gelapnya khayalku
Kucoba menahan semua yang terjadi dalam kalbu
Seakan kantukku tak pernah mendekat
Walau malam larut diselimuti langit pekat
Ku hanya bisa mendekap gulingku erat-erat
Berharap semoga cepat dibuai mimpi memikat
Ku pandangi lagi potret wajahmu
Kucoba berbicara padamu

Hari ini mungkin aku undur diri
Janji esok ku kan kembali lagi
Izinkan aku terlelap
Walau hanya sekejap.

Labels:

Post a Comment

[blogger]
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget