loading...

Lihatlah Dengan Indah Cermin Hati Kehidupan

Lihatlah Dengan Indah Cermin Hati Kehidupan
Lihatlah dengan indah simpul senyum mereka yang cerah dan ceria tatkala pagi hadir dengan sebuah eforia kemenangan yang mematuk diri lamat-lamat di depan tebing cita-cita, senja yang seolah hadir di pagi ini dengan teduhnya langit mengiringi jiwa-jiwa melepas rasa bahagia.

Lihatlah dengan indah sebuah cermin hati kehidupan bahwa menjalani hidup itu seperti menulis buku, sampul depannya adalah kelahiran kita dan sampul belakangnya adalah kematian kita, dan kita tidak akan pernah tahu jumlah halaman buku yang akan kita tuliskan nantinya.
Lihatlah dengan indahnyajpg
Dalam sebuah kehidupan, kita akan bertemu pasangan hidup, berarti menambah satu lembaran baru buku kita. Bagaimanapun, isi buku kita nantinya juga dipengaruhi oleh lembaran baru tersebut. Akan ada banyak orang yang menawarkan lembaran tulisan mereka menjadi bagian dari buku kita. Akan tetapi ingatlah, jangan sampai karena rasa tidak enak hati, ketergesa-gesaan dan pesona yang memukau, kita salah dalam memilih lembaran baru tersebut.

Bercerminlah pada kehidupan karena setiap orang didunia ini pasti pernah mengalami kesulitan dan masalah hidup. Namun, tidak banyak orang yang mau dan mampu tuk belajar dan mengambil hikmah darinya. Orang yang mampu tuk melakukannya pasti selalu tegar dalam menghadapi hidup dan takkan pernah ragu untuk membuka lembaran baru dalam hidupnya meskipun takkan pernah tahu halaman seperti apa yang akan dibukanya, dan orang tersebut akan selalu berusaha untuk mengisi setiap halaman baru dalam hidupnya dengan hal-hal yang terbaik untuk kehidupannya.

Lembaran baru kehidupan seperti apakah yang akan kita jalani dan inginkan sebenarnya? Tanyakan kepada hati kita masing-masing, karena hati kita sangat tahu jawabannya, dan karena hati kita adalah Cermin hati kehidupan yang utama, dan lihatlah dengan indah, bahwa segala sesuatu akan terasa mudah apabila di iringi dengan usaha dan doa, dan ingatlah bahwa kehidupan ini lebih tua dari pada kita namun kehidupan akan terus berjalan melewati kehidupan-kehidupan lainya.
Labels:

Post a Comment

[blogger]
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget